Penyaringan untuk Kebijakan Plagiarisme
Sanagi Law and Communication Journal (SLCJ) berkomitmen untuk menjaga integritas akademik dan standar etika tertinggi. Untuk memastikan orisinalitas karya yang diajukan untuk publikasi, kami menggunakan alat deteksi plagiarisme dan menerapkan kebijakan yang ketat terkait plagiarisme.
Deteksi Plagiarisme
-
Semua manuskrip yang diajukan akan diperiksa untuk plagiarisme menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme canggih.
-
Manuskrip yang memiliki kesamaan signifikan dengan karya yang ada atau dicurigai melakukan plagiarisme akan ditandai untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kebijakan tentang Plagiarisme
-
Jika plagiarisme terdeteksi, manuskrip akan ditolak, dan penulis akan diberitahu mengenai temuan tersebut.
-
Jurnal ini menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap plagiarisme. Ini termasuk tidak hanya penyalinan langsung teks, tetapi juga parafrase yang tidak tepat atau kegagalan untuk memberikan atribusi yang benar terhadap sumber.
-
Penulis diharapkan untuk mengutip dengan benar semua referensi, kutipan, dan ide yang bukan milik mereka, serta memberikan atribusi yang tepat untuk setiap konten yang digunakan kembali.
Tanggung Jawab Etis
-
Penulis harus memastikan bahwa manuskrip mereka bebas dari plagiarisme dan bahwa semua sumber telah diakui dengan benar.
-
Sanagi Law and Communication Journal berhak untuk mengambil tindakan yang sesuai jika ditemukan plagiarisme, termasuk penolakan manuskrip dan kemungkinan pelaporan kepada institusi terkait penulis.
Dengan mengirimkan manuskrip ke Sanagi Law and Communication Journal, penulis setuju untuk mematuhi kebijakan plagiarisme yang dijelaskan di atas.